encrypted

Enkripsi Google Drive

Kali ini saya akan mengenalkan aplikasi enkripsi yang baik digunakan untuk keperluan menyimpan dokumen Anda yang mungkin tidak ingin diakses secara bebas oleh semua orang di cloud storage seperti Google Drive. Aplikasi bernama Boxcryptor ini menggunakan algoritma AES 256 yang dipercaya sangat kuat untuk keamanan data. Bahkan algoritma ini sudah digunakan oleh instansi sekelas NSA untuk mengenkripsi dokumen-dokumen top secret-nya.

Google Drive adalah salah satu cloud storage yang banyak digunakan. Pada instansi pendidikan, para akademisi menggunakan Google Drive untuk sharing dokumen atau sekedar untuk mengamankan data untuk keperluan backup agar pada saat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, data masih tetap aman karena sudah ter-backup. Namun ada hal yang kurang mungkin tidak kita ketahui saat menggunakan Google Drive ini. Seringkali kita tidak mengindahkan Terms Of Service (TOS) pada sebuah aplikasi atau layanan yang kita gunakan, seperti Google Drive ini. Google menyatakan dalam TOS-nya bahwa mereka menganalisa semua data yang ada pada drive termasuk isi email kita. Hal ini berarti bahwa Google bisa membaca seluruh data yang telah kita unggah ke Google Cloud. Berikut kutipan yang saya ambil dari Google TOS berbahasa Indonesia.

“Sistem otomatis kami menganalisis konten Anda (termasuk email) untuk memberikan fitur produk yang relevan secara personal kepada Anda, seperti hasil penelusuran yang disesuaikan, iklan yang disesuaikan, serta deteksi spam dan perangkat lunak perusak. Analisis ini terjadi saat konten dikirim, diterima, dan saat konten disimpan.” ~ Google TOS

Hal ini berarti secara “tidak langsung” tidak ada privasi untuk kita apabila kita mengunggah dokumen ke Google Drive. Mengapa saya menggunakan tanda petik pada kata tidak langsung? Sebab proses analisa tidak dilakukan oleh manusia namun artificial intelligence system yang kemampuannya telah disesuaikan atau diprogram oleh para developer Google untuk menganalisa konten. Terdapat sejumlah alasan di balik proses analisa pada setiap dokumen yang masuk ke layanan Google: mencegah dan melindungi client dari virus, mencegah tindakan-tindakan kriminal, meningkatkan user experience pada layanan yang diberikan oleh pihak Google, dan lain-lain.

Tapi sebagai user yang baik, kita juga tidak ingin seandainya dokumen kita diketahui oleh pihak-pihak selain pihak yang memiliki hak atas dokumen tersebut. Misalnya untuk sebuah perusahaan yang menyimpan backup dokumen-dokumennya pada layanan cloud dari Google ini. Dan dokumen tersebut sifatnya terbatas dan hanya dapat diakses oleh orang-orang yang mendapat izin dan terlibat dalam dokumen tersebut. Dengan bantuan Boxcryptor-lah dokumen-dokumen ‘rahasia’ tersebut dapat tersimpan dengan aman di dalam cloud storage.

Boxcryptor mengenkripsi file Google Drive dengan algoritma AES-256 dan RSA. Saya bukan pakar kriptografi namun dari yang informasi yang saya dapatkan di wikipedia, NSA menggunakan algoritma AES untuk melindungi dokumen top secret-nya, sehingga algoritma AES sudah terjamin kekuatannya.

Pada kesempatan kali ini saya tidak akan membahas bagaimana caranya mendaftar di Boxcryptor. Saya yakin Anda sudah sering mendaftar layanan online lainnya, jadi silahkan mengikuti instruksi di websitenya karena pada dasarnya langkah-langkah registrasi semua sama. Berikut link terkait Boxcryptor.

Boxcryptor ini bisa digunakan di banyak platform, termasuk Linux. Kebetulan saya menggunakan Ubuntu, jadi tutorial ini lebih kepada user yang menggunakan Linux khususnya Ubuntu. Saya rasa pada platform lain prosesnya lebih mudah, sebab tinggal mengikutin proses instalasi yang telah tersedia. Berbeda dengan Linux user yang perlu menggunakan command line untuk menjalankannya. Selain itu saat ini hanya tersedia Protable Boxcryptor untuk Linux user.

Pertama, unduh aplikasi Boxcryptor pada situs resminya https://www.boxcryptor.com/en/download

Download Boxcryptor

Extract file yang baru diunduh tersebut dengan extractor yang tersedia. Saya sendiri menggunakan tar command untuk extract file-nya.

Ekstrak File Boxcryptor

Jika sudah maka kembali ke directory dimana file Boxcryptor_Portable.sh berada. Lalu jalankan file.

$ ./Boxcryptor_Portable.sh

Maka akan muncul window untuk melakukan sign in. Silahkan masukan akun yang sudah didaftarkan pada websitenya.

Login Boxcryptor

 

Jika sudah sign in, maka kita perlu memilih salah satu storage yang akan digunakan untuk penyimpanan dokumen. Terdapat banyak pilihan provider yang bisa digunakan, namun pada postingan kali ini saya menggunakan Google Drive sebagai provider pertama yang akan digunakan.

Provider list

Silahkan ikuti setiap instruksi yang diberikan hingga selesai.
Kita akan melakukan uji coba seperti apa file yang terunggah pada Google Drive. Misalnya kita buat file REAME.md yang berisi tulisan “file di enkripsi”. Lalu unggah file tersebut tadi dengan cara klik kanan pada window Boxcryptor lalu pilih “Upload Here”. Setelah itu pilih file yang telah dibuat tadi untuk diunggah ke Google Drive. Maka akan muncul window konfirmasi apakah file yang akan diunggah tersebut akan dienkripsi atau tidak. Gunakan pilihan enkripsi. Maka pada window Boxcryptor akan muncul file baru README.md dengan ikon gembok berwarna hijau.

Green Lock Icon

Jika kita membukanya pada Google Drive secara langsung, file tersebut memiliki ekstensi tambahan yaitu .bc yang berarti file terenkripsi oleh Boxcryptor.

File Extenstion .bc

Sekarang kita coba unduh file tersebut ke drive. Lalu baca file tersebut dengan menggunakan editor. Maka akan terlihat bahwa isinya bukanlah teks yang kita input pada file README.md sebelumnya. Dari isi file README.md.bc ada sedikit informasi tentang algoritma yang digunakan dan cypertext yang tidak terbaca dengan jelas.

File Encryted

Berarti file sudah terenkripsi dengan sempurna. Jika kita ingin mengambil file yang tidak terenkripsi, kita perlu membuka aplikasi Boxcryptor. Jadi kita tidak bisa mengambil file di sembarang tempat, hanya di komputer-komputer yang mendapat izin untuk membuka file yang dienkripsi tersebut. Jadi saya rasa sekarang kita bisa lebih tenang menyimpan dokumen-dokumen di cloud storage dengan bantuan Boxcryptor ini.

 

Semoga bermanfaat.

 

Jika ada pertanyaan atau mungkin request materi, bisa dengan comment di post ini atau juga dapat mengirim email ke verri@ontelstudio.com

Verri Andriawan
Progammer at OntelStudio.com
Verri Andriawan adalah Full Stack programmer, mengenal baik proses development dari mulai Web Design ( front-end ), Web Programing ( Back-end ) dan juga Deployment ( System Administrator ). Penikmat technology dan music. Founder dari tiduronline.com
Share:

3 comments

  1. wah info yang bermanfaat thanks mas verry 😀

  2. Saya tertarik dengan tulisan mengenai enkripsi diatas, sangat bermanfaat untuk tugas yang sedang saya dapatkan. Saya juga memiliki referensi mengenai enkripsi yang dapat anda kunjungi Disini Terimakasih.

Leave a Reply